+10 344 123 64 77
Showing posts with label hoby. Show all posts
Showing posts with label hoby. Show all posts

Saturday, November 9, 2013

 Katanya hampir mirip mirip dengan ternak kenari, sebelum ke Cara ternak Pleci anda harus tahu dulu Mana Pleci jantan dan pleci betina untuk membedakan burung pleci anda bisa baca di artikel ini : Membedakan Pleci Jantan dan Betina, itu adalah kunci utama dalam ternak pleci, jika anda sudah punya pleci yang akan di kembang biakkan sekarang ke langkah selanjutnya dalam Cara Ternak Pleci yaitu menyiapkan kandang Pleci,  untuk kandang ternak pleci anda bisa pakai kandang yang memiliki ukuran sedang saja jangan yang terlalu besar atau terlalu kecil ,yang biasa saja yang biasa digunakan utuk ternak kandang kenari atu yang seukuran kandang burung kacer, ni sedikit gambaran kandangnya :


Ternak Pleci
 Na sekarang ke tahap selanjutnya dalam ternak pleci, yaitu tahap penjodohan, tahap ini adalah tahap yang paling utama dalam ternak pleci, usahakan dalam memilih pejantan pleci usahakan pilih pejantan yang sudah ngerool dan memiliki umur yang kira kirasudah mapan, burung pleci yang kira kira sudah mulai menuai biasanya memiliki ciri ciri muncul bulu putih di tubuhnya, untuk betinanya plih yang memiliki body besar dan umurnya sudah mapan, untuk memperjelas dalam ternak pleci simak ni gambar:

Ternak Pleci
Pleci Jantan
sumber : google
Ternak Pleci
Pleci Betina
sumber :
www.yourepeat.com
kemudian untuk penjodohan letakan pleci jantan dan betina dalam sangkar yang berbeda dulu usahakan kandang pleci jantan dan betina selalu berdekatan dan amati, biasanya kalo pleci tersebut memang benar benar jodoh, pleci tersebut tidurnya akan selalu berdekatan waktunya kira kira 2 mingguan, untuk mengetes apakah pleci itu odoh atu tidak pada hari ke 6 coba pleci jantan dan betina nya di tempatkan di tempat yang berbeda, jika si kedua pleci itu saling sahut menyahut (sering ) maka penjodohan anda hampir berhasil, jika anda rasa sudah benar benar jodoh baru campurkan pleci jantan dan betina dalam satu sangkar, kalo emang jodoh dan dua duanya sudah birahi tidak di butuhkan waktu lama lagi pleci tersebut kawin, setelah kawin di butuhkan waktu kira kira 2 minggu untuk si pleci betinanya bertelur, na untuk menetasnya telur kira kira dibutuhkan waktu 11 hari, kemudian yang di perlukan dalam ternak pleci adalah sarang, sedangkan sarang burung pleci pada umumnya itu rumit, maka cukup sediakan sarang buatan saja

Ternak Pleci
Sarang Asli Pleci
Ternak Pleci
Sarang Buatan
Setelah masalah sangkar beres kemudian dalam Cara Ternak Pleci yang tidak kalah penting adalah Pakan, untuk asupan pakan usahakan berikan yang terbaik misalnya saja :
  • Pisang Kepok
  • Ulat Kandang : 5 biji aja tiap hari biar ga kebanyakan
  • Jangkrik yang di potong potong
  • Kroto
Saat Indukan Betina sudah bertelur, usahakan burung pleci jantan setiap malam di sendirikan (dipisah) dan di pagi harinya di satukan kembali , takutnya jika si jantan masih di campur dengan indukan betinanya si pleci betinanya malah tidak mau mengerami telurnya.
Ternak Pleci
Indukan Pleci lagi mengerami Telurnya

Ternak Pleci
Sarang Pleci

na itu secara terori dalam Cara Ternak Pleci emang kayaknya simple gan, tapi jangan salah walapun simple tapi PASTI ada kendala kendala yang membuat Ternak Pleci anda gagal, tapi tetap sabar dan terus mencoba Ternak Pleci,
Sekian untuk artikel Cara Ternak Pleci jika anda punya masukan untuk artikel Cara Ternak Pleci anda bisa menuliskanya di kotak komentar
Blog Si Petani - Sekitar berapa tahun yang lalu hingga sekarang ini kita sangatlah sering melihat di sekitar tempat tinggal kita yang kita lewati atau bahkan di rumah kita sendiri yaitu suara indah beberapa hewan peliharaan yang kita miliki, yaitu burung, terutama burung yang berkicau.

Dan pada akhir-akhir ini ada terdapat beberapa jenis burung yang paling banyak digemari dan sangat dicari banyak orang karena kemerduan indah suaranya dengan gaya gerak dan loncatnya yang sangat memukai bagi siap yang melihatnya, sehingga sekalipun secara fisik hewan ini kecil namun harganya bisa mencapai jutaan rupiah, puluhan juta bahkan bisa mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Dan berikut adalah beberapa jenis burung yang paling diminati saat ini:      

1. KACER



Pada Kacer Jawa atau bisa juga dibilang Kacer JATIM, memiliki warna hitam yang dominan pada bulu. Hampir Seluruh tubuh berwarna hitam, kecuali pada sayap terdapat warna putih. Penyebarannya mulai dari Seychelles (Afrika), Jawa dan Kalimantan (Indonesia). Kemampuan berkicau sangat baik dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil memainkan ekor. Volume suara sedang. Jenis ini juga sangat suka dengan udara panas.

Ada juga Kacer yang bersal dari daerah jawa barat yaitu Bogor dan sekitarnya, atau orang sering sebut dengan Kacer Jabar. Bedanya dengan kacer Jatim adalah, separuh kebawah dari bagian dada berwarna putih hingga sampai ekor.

Kacer Madagaskar ini tersebar di wilayah Madagascar Afrika. Warna burung kacer madagaska adalah hampir sama dengan kacer sumatra namun bagian leher sebelah atas, punggung dan ekor berwarna hitam kebiru-biruan. Kemampuan berkicaunya tidak kalah dari jenis kacer yang lainnya.

Harga kacer : berkisar antara Rp 250 ribu - Rp 1.500 ribuan 

2. KENARI




Burung kenari adalah merupakan burung dengan bentuk tubuh yang kecil dengan ukuran tinggi sekitar 8 cm dan pajang sekitar 10 - 12cm. Saat ini burung ini adalah merupakan salah satu jenis burung yang tidak kalah ramainya dan paling banyak diminati oleh penggemar burung atau si penggemar kicau mania. Apalagi jika burung ini sudah mulai berkicau dengan kicauan yang sangat indah dan gacor, itulah yang paling menyenangkan bagi si pemiliknya, apalagi kalo sudah rajin dengan kicauan yang bervariasi atau banyak orang bilang (ngriwik: bhs. jawa) itu lah yang sudah menjadi burung yang paling disukai sama banyak orang.

Harga: Berkisar antara Rp 200 ribu - Rp 900 ribuan (tergantung kualitas)

3. PLECI / CICI (KACA MATA)

Burung yang satu ini sekalipun bentuk badannya kecil dengan warna bulu yang hampir bisa dibilang tidak ada warna jenis lain kecuali hanya kuning dan hijau lumut dan sedikit hitam, berbeda jika dibandingkan dengan kenari yang sangat beragam warnanya dari mulai kuning, orange, putih, coklat, variasi wanra coklat dan kuning, putih dan banyak warna lainnya, burung ini sekarang juga lagi dalam banyak yang paling digemari oleh banyak orang. Sekalipun kecil, karena dengan keunikan suara ocehannya burung ini pada saat sekarang sangat  sering diikutsertakan dalam lomba burng kicauan.

Harga: Berkisar antara Rp 20 ribu (bahan dan muda) - Rp 900 ribuan bahkan sampai jutaan (tergantung kualitas)


4. BRANJANGAN 

burung branjangan
Branjangan (Mirafra javanica) mempunyai kicauan yang nyaring dan pandai menirukan suara burung lain. Branjangan merupakan burung persawahan/ladang yang suka hidup di area terbuka berumput.
Burung Branjangan ( Mirafra Javanica ) adalah burung dari bangsa Passeriformes dari famili Alaudidae yang terkenal dapat bernyanyi dengan indahnya. Kepiawaiannya dalam meniru suara burung lain serta gaya bertarungnya dengan cara mengepakan sayap (istilah : ngeper) semakin menambah kesukaan orang untuk memelihara burung ini.

Harga: Berkisar antara Rp 100 ribu - Rp 900 ribuan (tergantung kualitas)


5. CUCAK RAWA / CUCAK ROWO


burung cucakrawa

Burung ini dikenal umum sebagai cucakrawa (cucakrowo dalam bahasa jawa), cangkurawah (Sunda), dan barau-barau (Melayu). Dalam bahasa Inggris disebut Straw-headed Bulbul, mengacu pada warna kepalanya yang kuning-jerami pucat. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus zeylanicus (Gmelin, 1789).

Cucak rawa biasa ditemukan di payapaya dan rawa rawa di sekitar sungai yang sepi, atau di tepi hutan. Sering bersembunyi di balik dedaunan dan hanya terdengar suaranya yang khas melengking. Suara lebih berat dan lebih keras dari umumnya cucak dan merbah. Siulan jernih, jelas, berirama baku yang merdu. Kerap kali terdengar bersahut sahutan. Di alam, burung ini memangsa aneka serangga, siput air, dan berbagai buah-buahan yang lunak seperti buah jenis-jenis beringin. Menyebar di dataran rendah dan perbukitan di Semenanjung Malaya, Sumatra (termasuk Nias), Kalimantan, dan Jawa bagian barat. Di Jawa Barat terdapat sampai ketinggian 800 m dpl., namun kini sudah sangat jarang akibat perburuan.

Berukuran besar (28 cm), berkepala pucat dengan kumis hitam mencolok. Mahkota dan penutup telinga jingga jerami, punggung coklat zaitun dan bercoret putih. Sayap dan ekor coklat kehijauan, dagu dan tenggorokan putih. Dada abu-abu bercoret putih, perut abu-abu, tungging kuning. Iris kemerahan, paruh hitam, kaki coklat gelap.

Harga: Berkisar antara Rp 2.000.000 - Rp 5 Jutaan (tergantung kualitas)


6. CIBLEK (Prenjak)



Ciblek dikenal juga sebagai perenjak jawa. Burung ini termasuk burung endemik jawa, Sumatera, dan Bali. Burung Ciblek jantan ataupun betina bisa diketahui dari fisik dan warna paruh bagian bawah bulu tubuhnya.

Untuk jantan dewasa bagian bawah paruhnya berwarna full hitam dan mata yang memerah menandakan bahwa burung tersebut sudah dewasa. Perbedaan Jantan dan betina juga bisa diketahui dari suara yang dikeluarkan burung ciblek tersebut. Burung jantan akan mengeluarkan suara yang bervariasi namun monoton dengan tembakan ciri khasnya ' ciklak .. ciklak .. ciklak ' dan biasanya diselingin dengan tembakan rapat ' crecetetet... " dan burung jantan akan langsung bereaksi begitu melihat burung lain sesama jenisnya, sedangkan burung betina bersuara monoton dan hanya membalas tembakan dari sang jantan 'ciap ciap ciap' dan sering bersuara memanggil ' ci ci ci mirip nama author blog ini Enci Cybermales.

Harga: Berkisar antara Rp 80 ribu - Rp 700 ribuan (tergantung kualitas)


7. JALAK SUREN


Burung jalak suren berukuran sedang sekitar 24 cm. Bulunya berwarna hitam dan putih. Bagian yang berwarna putih seperti dahi, pipi, garis sayap, tunggir dan perut. Sedangkan bulu di dada, tenggorokan, dan tubuh bagian atas berwarna hitam (coklat pada remaja). Iris mata burung jalak suren berwarna abu-abu. Kulit tanpa bulu disekitar mata berwarna jingga. Paruhnya berwarna merah dengan ujung putih. Sedangkan kaki berwarna kuning. Suaranya seperti teriakan yang ribut, sumbang dan riang.

Keistimewaan jalak suren Jalak suren dilambangkan sebagai burung jinak penjaga rumah. Dengan memelihara burung ini, rumah akan selalu terjaga setiap hari. Mungkin ada benarnya anggapan ini karena jalak suren merupakan burung yang sangat peka. Jika ada orang datang, akan bersuara nyaring dan bervariasi. Bisa dipahami kalau banyak orang yang memelihara burung ini.

Harga: Berkisar antara Rp 225 ribu (bahan dan bakalan) - Rp 1.800 ribuan (tergantung kualitas)


8. CUCAK HIJAU (Cucak Ijo)


burung cucak ijo

Sesuai dengan namanya Burung Cucak Ijo memiliki warna dominan hijau dan sedikit warna hitam pada kepala dan paruh. Banyak terdapat di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Kalimantan. Burung ini hidup berkelompok di Hutan, dan terbang dari satu pohon ke pohon lainnya yang tinggi.

Burung ini senang hidup di hutan lebat. Di Indonesia terutama di daerah Malang, Banyuwangi, dan Kepulauan Sunda Besar terdapat banyak jenis burung Cucak Ijo. Di Jawa dan Bali terdapat tiga jenis, sedangkan di Kepulauan Sunda Besar ada tujuh jenis.

Burung Cucak Ijo atau sering juga disebut Cipoh / Cipo, ada Cipoh Jantung dan Cipoh Kucat. Jenis ini merupakan kelompok Genus Aeghitina. Sedangkan jenis lainenya adalah Cica Daun Kecil dan Cica Daun Besar, atau umumnya disebut Cucak Ijo.


9. PACA WARNA

burung pancawarna

Sicantik bersuara merdu itulah sebutan burung panca warna akar (Pitta guajana) mempunyai bulu dengan perpaduan 5 warna yang indah yakni kuning, oranye, coklat, biru dan hitam.Masih kerabat dam keluarga burung robin..jenis brung imut yang disukai oleh kalangan kerajaan di negeri cina.


10. TLEDEKAN 


burung tledekan gunung

Burung tledekan atau disebut juga burung sulingan gunung (Niltava sp).
Burung tledekan memiliki banyak spesies, yaitu :Niltava grandis (Large Niltava), Niltava macgrigoriae (Small Niltava), Niltava davidi (Fujian Niltava) ,Niltava sundara (Rufous-bellied Niltava) ,Niltava sumatrana (Rufous-vented Niltava), Niltava vivida (Vivid Niltava).

Burung tledekan jantan : Pada bagian kepala ada warna biru cerah, sedangkan pada bagian belakang ada warna biru tua, Pada sekitar mata terdapat kedok hitam, Memiliki satu jakun yang berwarna hitam, Pada perut terdapat warna jeruk yang bersinar namun pada genus tertentu seperti vivid niltava berwarna ungu kebiruan.


11. ANIS KEMBANG

burung anis kembang
Anis Kembang (Zoothera interpres) merupakan salah satu burung favorit para pecinta burung. Selain merdu dan keras burung ini juga lebih sering berkicau.

Ciri-ciri burung anis kembang adalah warna bulu yang seperti bercak bintik yang terdiri dari warna hitam dan putih pada sayapnya, sedangkan warna bulu kepala, bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang dan berwarna coklat. Anis kembang termasuk tipe burung yang sensitif sehingga membutuhkan kesabaran dan waktu yang untuk memelihara burung ini. Namun burung ini mempunyai sifat manja, sehingga burung ini mudah jinak pada pemiliknya.


12. ANIS MERAH 

burung anis merah
Anis Merah (Zoothera citrina) sering disebut juga sebagai punglor merah, punglor cacing, anis bata, atau punglor bata. Burung ini termasuk burung yang populer bagi peghobi kicauan.

Anis merah jantan akan terluhat mendongak dongakkan kepala jika bertemu anis merah lain. Sedangkan anis merah betina tidak, Kalau anis merah betina sedang birahi, maka jika bertemu anis merah jantan yang sedang bernyanyi atau teler, dia akan menggetar getarkan sayap dan mendongak sembari bersiul kira kira begini bunyinya chiiirrr.


13. MURAI BATU



Burung murai batu adalah burung berkicau cerdas terbaik yang sangat banyak penggemarnya. Burung murai batu disukai karena elegan dari penampilan dan suaranya serta gaya sombong penampilannya serta hebatnya lagi bisa menirukan suara burung-burung yang lainnya tanpa meninggalkan suara khasnya.

Jenis-jenis burung Murai Batu dan asal burung Murai batu yang banyak dikenal di Indonesia adalah Burung Murai Batu Medan, Burung Murai Batu Aceh, Burung Murai Batu Lampung, Burung Murai Batu Lahat, Burung Murai Batu Jambi dan Burung Murai Batu Kalimantan (Borneo). Suara burung Murai Batu sangat merdu dan bervariasi. Burung Murai Batu terutama yang sangat terkenal yaitu murai batu medan adalah salah satu burung penyanyi terbaik yang akui oleh dunia dan dari segi harganyapun bervariasi.

Kisaran harga dari Rp 600 ribu - Rp 3,5 juta dan jika sudah gacor, sudah ikut kontes dan bahkan mendapat kategori juara harga bisa sampai Rp 40 juta bahkan bisa lebih


14. PENTET/CENDET/PLENTET

Burung pentent adalah merupakan burung yang secara postur ukurannya agak sedikit kurang simetris, karena bagian kepala lebih besar dibandingkan dengan ukuran ekor yang relatif kecil, namun demikian pentet/plentet/cendet ini banyak juga yang berminta memeliharanya karena selain warnanya yang indah suaranya pun sangat enak dan merdu untuk diperdengarkan.

Burung pentet untuk saat ini adalah merupakan salah satu jenis burung yang sedang banyak digemari oleh para penghobi burung (kicau mania) karena dengan alasan tadi, dan seiring dengan ramainya perburungan maka banyak juga kalangan yang sering mengadakan kontes lomba burung pentet.

Harga burung pentet relatif cukup murah jika dibandingkan dengan kenari, kacer dan murai batu yaitu sekitar Rp 200 ribu - Rp 600 rb (tergantung kondisi dan fisik burung).


15. BURUNG GELATIK
 
Burung berwarna hitam dan putih dengan postur kecil ini saat ini lagi digandrungi oleh para banyak penghobi burung.



Dengan suaranya yang khas yang melengking, sehingga akhir sering burung ini dijadikan sebagai brung master untuk isian burung-burung yang lain untuk mengkombinasikan suara burung yang lain biar lebih bervariasi ocehannya.

Harga Rp 100 rb - Rp 700 rb (jika sudah gacor)


16. KOLIBRI (Colibri)


Ada beberapa jenis burung kolibri di Indonesia yang paling populer, dengan bentuk dan postur tubuh dengan ukuran yang tidak jauh berbeda, berdasarkan jenisnya burung kolibri bisa dibagi menjadi 8, yaitu;

Kolibri Ninja

Kolibri ini yang paling dicari untuk saat ini, karena suaranya yang lebih bervariasi sehingga harganya pun paling mahal untuk sekelas kolibri. Adapun jenis kolibri lainnya diantaranya adalah, Kolibri Wulung, Kolibri Kelapa, Kolibri Hitam, Kolibri Jawa, Kolibri Gunung, Kolibri Tasik, Kolibri Sepah Raja dan tentunya masih ada jenis burung lain lagi dalam perkembangan perburungan yang mungkin suatu saat akan menjadi primadona bagi para poenghobi kicau mania.

Kisaran harga: Rp 100 ribu - Rp 450 ribu

17. CIPOH / CIPO / CIPOW / CITO / SITO / SIRTU


Yang akhir-akhir ini orang sedang mencarinya adalah burung yang satu ini, karena keunikan suaranya, dengan ukuran badan yang sedikit lebih besar dari burung pleci atau kacamata namun dengan model dan corak warna yang hampir mirip.

Kisaran harga : R 50 ribu - Rp 800 ribu


18. LOVE BIRD / LABED


Tidak bisa dipungkiri, burung yang satu inipun sudah merambah terkenal sejak beberapa tahuan yang lalu, dengan harga yang lumayan tinggi, secara sepintas ukuran burung hampir sama dengan burung parkit namun perbedaan harganya sangatlah jauh.

Dengan suara yang unik burung ini bisa menarik para penghobi burung untuk ikut memeliharanya baik memang sengaja untuk memeiliki untuk dijadikan burung perlombaan ataupun hanya sekedar sebagai hewan peliharaan saja.

Kisaran harga : R 600 ribu - Rp 1.200 ribu


19. TRUCUKAN / TROCOK



Burung yang satu ini bukan merupakan burung yang dalam kategori mahal dan bahkan keberadaannya pun terkadang tidak begitu dilirik oleh para penggemar kicau mania, karena selama ini belum pernah ada kontes, latber, atau lomba burung kicauan yang menyertakan burung trucukan / trocok, namun sebenarnya tidak kalah cekep suara ocehannya ketika sudah gacor dan pantas juga untuk kita miliki sekalipun sekedar untuk tambahan koleksi saja.

Kisaran harga dari Rp 20.000 - Rp 200.000 rupiah


20. BURUNG PLATUK


Pada beberapa tahun yang lalu ketika orang belum kenal dengan aneka macam hewan peliharaan terutama yang menyangkut tentang burung, burung yang satu ini sama sekali tidak hiraukan oleh orang untuk coba memilikinya sekalipun dikasih oleh orang lain, namun pada akhir-akhir ini dengan berkembangnya peminat burung dari mulai burung yang memang sudah terkenal dengan suara kicauannya yang sangat cantik yang enak didengarkan sehingga dapat memanjakan telinga dan akhirnya ketika orang sudah mulai banyak dikenal oleh para penggemar burung (kicau mania) harga burung langsung secara drastis melonjak tinggi seperti murai batu, kacer, cucak hijau, jalak suren, kenari dan juga berbagai jenis burung lain yang sangat banyak kita jumpai.

Burung platuk. Burung ini memang dulunya tidak ada orang yang suka, namun karena keunikannya saat ini banyak juga yang menggemari dan memeliharanya baik sekedar untuk dijadikan bahan master burung lain maupun untuk dipelihara sebagai tambahan koleksi burung yang dimilikinya.


Demikian yang bisa didampaikan, semoga bermanfaat.
10 Jenis Burung Kicau Paling Populer Di Indonesia - Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayapFosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx. 


Jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang. Diperkirakan terdapat sekitar 8.800 – 10.200 spesies burung di seluruh dunia; sekitar 1.500 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Berbagai jenis burung ini secara ilmiah digolongkan ke dalam kelas Aves. Kebanyakan burung harus makan makanan sekurang-kurangnya setengah dari berat badan mereka setiap hari.



10.cucak hijau/cucak ijo.




Meskipun nama umum adalah cucak hijau atau cucak ijo, namun jenis burung kicau ini bukanlah keluarga merbah atau cucak-cucakan. Burung cucak hijau sama sekali bukan satu suku dengan cucakrowo atau cucak jawa misalnya.
Yang biasa kita sebut cucak hijau ini memiliki nama ilmiah Chloropsis sonnerati. Dia adalah burung cica-daun besar dengan seluruh badan dominan dengan warna hijau. Chloropsis sonnerati termasuk ke dalam suku Chloropseidae, berkerabat dekat dengan burung cipoh (Aegithina spp.). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai Greater Green Leafbird.
Jenis-jenis cica-daun juga dikenal dengan sebutan umum burung daun, atau murai daun.
Bertubuh sedang, dengan panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 22 cm.
Seperti umumnya cica-daun, seluruh tubuh didominasi warna hijau terang (hijau daun), termasuk sayap dan ekor; sementara pipi dan tenggorokan burung jantan berwarna hitam berkilau.
Perbedaan dengan cica-daun yang lain adalah adanya warna (noktah) biru pada bahu burung jantan. Burung betina dengan tenggorokan kuning dan lingkaran mata kuning. Kedua jenis kelamin memiliki sepasang setrip malar biru berkilau di sisi dagunya.
Iris mata berwarna coklat gelap, paruh tebal hitam, dan kaki abu-abu kebiruan.
Jenis burung kicau ini kadang bersikap agresif terhadap jenis lain yang berukuran lebih kecil. Saat berkicau, cica-daun besar akan menundukkan kepala. Makanannya adalah aneka serangga dan buah-buahan hutan.
9.kacer.

Punya burung kacer mbagong atau mbedesi memang momok bagi pemain. Betapa tidak, bila sedang asyik ditampilkan, ngerol dan nembak, ekornya ngebyak-ngebyak, tiba-tiba dadanya membusung, mekrok. Burung akhirnya tak dapat nilai yang bagus. Sang pemilik pun akhirnya down melihat jagoannya bagong. Bagaimana sih sebenarya kacer mbagong itu?
8.cendet/pentet.

Burung Cendet / Burung Pentet merupakan salah satu jenis burung kicau predator yang memiliki suara variasi isian yang sangat baik. Banyak para pemgemar burung kicau yang menganggap perawatan burung jenis kicau ini susah. 
Tipe suara Cendet yang ngerol, cenderung mendominasi suara ocehan burung lainnya jika kita gantang di dalam rumah bersama-sama. Dibanding burung lain, Cendet yang bisa memiliki lagu variatif (tergantung pola pemasterannya) ini, memiliki warna suara yang merdu. Meski bisa sangat keras, tetapi tidak memekakkan telinga. Beda dengan warna suara burung-burung kicauan lainnya.
7.murai batu.
6.crukcuk.

Merbah cerukcuk adalah sejenis jenis burung kicau dari suku Pycnonotidae. Orang Sunda menyebutnya cerukcuk atau jogjog, orang Jawa menyebut terucuk atau cerocokan, mengikuti bunyi suaranya yang khas. Dalam bahasa Inggris disebut Yellow-vented Bulbul.Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 20 cm.
Sisi atas tubuh (punggung, ekor) berwarna coklat kelabu gelap, sisi bawah (tenggorokan, dada dan perut) putih kusam. Mahkota kehitaman, alis dan sekitar mata putih, dengan kekang (garis di depan mata) hitam. Sisi lambung dengan coretan-coretan coklat, dan penutup pantat berwarna kuning.Iris mata berwarna coklat, paruh hitam dan kaki abu-abu merah jambu.

5.jalak suren.

Jalak (Ingg. starling) adalah nama sekelompok jenis burung kicau dari suku Sturnidae. Burung yang umumnya berukuran sedang (sekitar 20-25 cm), gagah, dengan paruh yang kuat, tajam dan lurus. Berkaki panjang sebanding dengan tubuhnya. Bersuara ribut, dan berceloteh keras, kadang-kadang meniru suara burung lainnya. Di alam, burung ini kebanyakan bersarang di lubang-lubang pohon.

Burung jalak relatif mudah dijinakkan. Dalam kandang burung ini sangat aktif bergerak dan berkicau. Karena itu penggemar burung kicau memelihara burung ini untuk melatih jenis burung kicau lain.

4.tekukur.


Tekukur Biasa adalah jenis burung kicau yang berukuran sedang (30 cm).Warnanya coklat kemerahjambuan. Ekor burung ini tampak panjang. Bulu ekor terluar dengan tepi putih tebal. Bulu sayap lebih gelap dibanding tubuh. Ada bercak-bercak hitam putih khas pada leher.Iris jingga, paruh hitam, kaki merah.Hidup dekat dengan manusia. Mencari makan di permukaan tanah. Sering duduk berpasangan di tempat terbuka. Bila terganggu terbang rendah di permukaan tanah, dengan kepakan sayap pelan.ang mempunyai paruh, berdarah panas, dan bereproduksi dengan cara bertelur.

3.perkutut/merbuk.

Merbuk atau perkutut (Geopelia striata, familia Columbidae) adalah jenis burung kicau yang berukuran kecil, berwarna abu-abu yang banyak dipelihara orang karena keindahan suaranya. Dalam tradisi Indonesia, terutama Jawa, burung ini sangat dikenal dan digemari, bahkan agak lebih "dimuliakan" dibandingkan dengan burung peliharaan lainnya. Perkutut masih berkerabat dekat dengan tekukur, puter, dan merpati.

2.cucak jenggot.

cucak jenggot monalisa memiliki kelebihan dengan memakai hanya satu tangkringan dan duduk tanpa loncat.Yang membuat para pengemar burung terpukau dengan burung cucak jenggot ini adalah kegacorannya setiap awal digantang sampai penilaian berakhir. Dia akan langsung bunyi tanpa ngetem dengan membawakan lagu gereja tarung. Ini adalah salah satu kelebihan Monalisa dibandingkan dengan cucak jenggot lainnya.
1.ledekan gunung.

Burung ledekan mempunyai panjang badan berkisar antara 8 s/d 20 cm. Membedakan Jenis kelamin pada burung ini dengan pola warna yang kontras antara tledekan yang berkelamin jantan dibandingkan dengan burung tledekan betina. Contoh pada Species Tledekan Gunung Warna Pejantan pada Jenis Niltava ini belakang biru tua dan satu biru cerah di kepala, terdapat kedok hitam sekitar mata mata, satu jakun hitam, dan terdapat warna jeruk bersinar perutnya, beberapa genus seperti vivid niltava berwarna ungu kebiruan, biru putih (mungkin sering kita kenal sebagai tledekan laut) Warna pada jenis Betina adalah coklat zaitun dengan coklat muda di perut , dan warna betina muda adalah coklat cerah dengan agak keputih-putihan.

Nah, itulah 10 Jenis Burung Kicau Paling Populer Di Indonesia semoga menambah wawasan anda.

Sumber : http://kumpulan-berita-unik.blogspot.com/2013/07/Jenis-Burung-Kicau-Indonesia.html#ixzz2kCdqbGQJ